Mengembangkan Pendidikan Al-Qur’an Melalui Rumah Qur’an Mas’ud Silalahi


OLEH :
  1. ARNITA DIAH PERMATA (0403171021)
  2. FAISAL SIREGAR (0403171029)
  3. KHAIRATUN HISAN (0403171005)
  4. JIHAN SALSABILA (0403171007)
  5. MAYA KHAIRUNNISA (0403171023)
  6. LASMINI MAHA (0403171009)
JURUSAN ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR
FAKULTAS USHULUDDIN DAN STUDY ISLAM
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA

MMO | MATA MEDIA ONLINE - Sama-sama kita ketahui bahwa pendidikan sangat penting bagi generasi bangsa kita, dimana pendidikan merupakan proses pengajaran suatu pengetahuan, keterampilan atau kebiasaan dari satu generasi ke generasi lain dibawah bimbingan seseorang secara langsung atau secara otodidak (belajar sendiri). Pendidikan adalah proses pembelajaran bagi peserta didik agar dapat mengetahui, mengevaluasi dan menerapkan setiap ilmu yang didapat dari pembelajaran di kelas atau pengalaman-pengalaman yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Adapun Fungsi pendidikan itu sendiri yaitu untuk mengembangkan kemampuan, kemudian membentuk watak, atau pun kepribadian dari peserta didik agar dirinya tumbuh menjadi pribadi yang lebih bermartabat. Perkembangan tekhnologi sangatlah berpengaruh terhadap pendidikan kita saat ini, dimana perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat telah memberi dampak terhadap perubahan di segala bidang, baik ekonomi, politik, sosial, budaya maupun pendidikan. Namun, pendidikan umum saat ini nampaknya belum mampu memberikan perbaikan moral bagi manusia. Padahal, kontribusi ini, perbaikan moral, sangatlah penting. Oleh karena itu, kita perlu menanamkan pendidikan Islam bagi bangsa, terutama untuk generasi muda.

Rumah qur’an sangat berperan penting dalam mengembangkan ilmu pengetahuan tentang al-qur’an maupun ilmu agama islam, dengan berdirinya rumah qur’an dapat mengurangi keterbelakan dan kebodohan terhadap ilmu agama islam. Selain itu, di rumag qu’an juga mendidik santri/watinya berakhlak, beriman dan bertaqwa. Di indonesia khususnya di Sumatera Utara memang sudah banyak berdiri rumah qur’an salah satunya di kota Medan yang bernama Rumah Qur’an Mas’ud Silalahi dimana rumah qur’an ini memiliki visi dan misi untuk membentuk insan qur’ani yang mencintai tanah air, memiliki keterampilan, kecerdasan emosional, intelektual dan spiritual.

Rumah Qur’an ini berdiri sekitar Tahun 80 an, Drs. Muhammad Yunan Silalahi anak dari Muhammad Yaman Silalahi bin Muhammad Ibrahim Silalahi di Pulo Rakyat Tua, Kab. Asahan, lalu Drs Muhammad Yunan Silalahi merantau ke Kota Medan - Sumatera Utara untuk melanjutkan pendidikan di Kampus IAIN SU Medan Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam. Sambil berkuliah, Drs. Muhammad Yunan Silalahi meneruskan titah perjuangan Ayahandanya Muhammad Yaman Silalahi bin Muhammad Ibrahim Silalahi untuk mengajarkan Ilmu al-Qur'an kepada ummat, pada saat ini Drs. Muhammad Yunan Silalahi tinggal di Masjid Baiturahman Jl. Gaharu - Medan Timur dan membuka pembinaan untuk masyarakat setempat belajar Ilmu al-Qur'an. Sampai pada Drs. Muhammad Yunan Silalahi dipanggil untuk mengajarkan les privat belajar al-Qur'an di rumah-rumah. Simalungun pada tahun 1994 tepat pada tahun kelahiran anaknya Muhammad Mas'ud Silalahi. Kendati demikian, Drs. Muhammad Yunan Silalahi juga disamping mengabdi kepada Negara sebagai Pegawai Negeri Sipil juga meneruskan mengajarkan al-Qur'an di Kab. Simalungun dan Kota Medan. Bunda Furqani yang fokus mengajarkan di Jl. Gaharu - Medan Timur menggunakan Rumah yang sampai detik ini ditinggalinya sembari juga mengajarkan Ilmu al-Qur'an di Madrasah yang dibawah Yayasan Medan Putri Jl. Gaharu Medan Timur. Di Madrasah Yayasan Medan Putri bunda Furqani memiliki banyak murid yang bersebar dimana-mana, salah satu muridnya adalah Muhammad Mas'ud Silalahi S.Sos yang juga alumni dari UIN SU Fakultas Dakwah dan Komunikasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Setelah Rumah Qur'an Mas'ud Silalahi diresmikan, lalu disusunlah sistem administratif dan komposisi kepengurusan Rumah Qur'an. Setelah itu juga dibangun cabang-cabang pembinaan dari Tahfidz al-Qur'an, Tilawatil al-Qur'an, Tafsir al-Qur'an, Kaligrafi, Da'i Cilik dan seterusnya. Meski Drs. Muhammad Yunan Silalahi dan Siti Furqani tetap terus mengajarkan al-Qur'an kepada ummat tapi pengasuhan sudah dialihkan kepada anak pertamanya yang bernama Muhammad Mas'ud Silalahi, S.Sos juga dengan anak kedua dan ketiganya bernama Mutiara Ulfa Silalahi, S.Pd dan Luthfiyah Zulfaini Silalahi. Sehingga saat ini pengasuhan dikelola oleh ketiga anaknya dan Muhammad Mas'ud Silalahi, S.Sos sebagai Pimpinan di Rumah Qur'an Mas'ud Silalahi Jl. Gaharu No. 3y Medan Timur. Di Rumah Qur'an Mas'ud Silalahi memiliki Guru yang diambil dari proses penyeleksian, itu ada Guru Tahfidz al-Qur'an, Guru Tilawatil al-Qur'an, Guru Da'i Cilik, Guru Tahsin dan Kaligrafi. Sejak tahun 80 an hingga detik ini, Drs. Muhammad Yunan Silalahi dan Siti Furqani S.Ag tidak pernah mematokkan upah mengajar, mereka menjalankan dan mengajarkan Ilmu al-Qur'an kepada masyarakat dengan Ikhlas Beramal. Adapun jumlah guru-gurunya yaitu 10 dan jumlah muridnya 70.

Berikut yang dipelajari di rumah Quran Mas’ud Silalahi antara lain;
  • Tahfidz
  • Tahsin
  • Tilawah
  • Da’i cilik
  • Iqra
  • kaligrafi

Metode pembelajaran tahsin pemula;
  • Metode tersusun (tarkibiyah)
  • Metode an- nahdiyah
  • Metode qiroati

Metode tahfidz;
  • Murojaah

Tilawah;
  • Baca simak

Dai’i cilik;
  • Latihan cermah dengan membaca cerita-cerita islam
  • Menghafal ayat Al Quran dan hadis

Subscribe to receive free email updates:

Notification
JASMERAH (Jangan sekali-kali melupakan sejarah), Karena Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.
Done