Pernyataan Ketua Gerakan Pemuda Kristen Indonesia Agar Polri Bebaskan Munarman Tidak Sesuai Etika dan Iman Kristen

Pangda Kamtibmas Indonesia Sumatera Utara, Yarman Gulo, M.Pd.K angkat bicara [foto.red]

MMO | MATA MEDIA ONLINE - Panglima Daerah Garda Kamtibmas Indonesia Sumatera Utara Bang Yarman Gulo, M.Pd.K angkat bicara terkait berita yang dimuat beberapa media online tentang Pernyataan dari Ketua Gerakan Pemuda Kristen Indonesia Sdr.Yohanes Budi Hutagalung, yang mendesak Polri untuk membebaskan Munarman terkait kasus hukumnya akibat keterlibatannya dalam aksi teroris di Indonesia, karena Munarman dianggap sebagai pejuang keadilan dan kemanusiaan.

Bahkan dalam berita ini Yohanes Budi menuding Institusi negara yaitu Polri, bahwa penangkapan terhadap Munarman tidak berdasar. Bahkan dalam berita ini Yohanes mengancam Polri dengan mengatakan seperti dikutip dari beberapa media dimana linknya terlampir "Lebih baik Munarman dibebaskan agar citra polisi menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Menurut Bang Yarman Gulo dalam press releasenya di Markas Kamtibmas Indonesia, bahwa pernyataan sdr Yohanes tersebut adalah suatu propaganda yang menggiring opini masyarakat agar menilai seorang tokoh teroris berbahaya dan licik adalah orang baik. Wah, ini menyesatkan, jadi karena itu Bang Yarman Gulo, mengajak semua elemen masyarakat jangan percaya opini-opini dan berita-berita hoax yang sengaja disebarkan semenjak Polri mulai gencar-gencarnya menghajar siapa saja yang terlibat aksi teroris di bumi Nusantara ini.

Saya mengajak saudara-saudaraku, seluruh elemen masyarakat NKRI agar mempercayai dan mendukung TNI-Polri dan Pemerintahan Presiden Joko Widodo, BIN, BNPT dalam upaya mencegah dan memberantas teroris di Indonesia sampai akar-akarnya agar kita bisa menikmati keamanan dan kedamaian di bangsa sendiri.

Narasi-narasi yang sebar di Medsos yang memecah belah anak bangsa, mengasut masyarakat membenci Pemerintah TNI-POLRI jangan langsung percaya tetapi justru mari kita luruskan secara benar, bahwa penangkapan terhadap Munarman adalah sudah sesuai prosedur hukum. Kita patut mengapresiasi institus Polri maupun Densus 88 AT karena telah menangkap dan menahan musuh negara. Masyarakat harus lebih percaya kepada aparat penegak hukum karena mereka telah cukup lama menyelidiki dan mengumpulkan bukti-bukti yang valid maupun keterangan saksi-saksi bahwa Munarman adalah terlibat aksi teroris yang berbaiat kepada ISIS.

Baca juga --> DPD GNI Kota Medan Kutuk Aksi Bom di Depan Gereja Katedral Makassar

Mengutip Press release oleh Kadiv Humas Mabes Polri yang dilansir media online (news.detik.com) mengatakan "Argo menjelaskan Munarman diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme. Selain itu, lanjut Argo, Munarman juga diduga menyembunyikan informasi perihal terorisme.

"Munarman diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme, bermufakat jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme," jelasnya.

Jadi sangat jelas bahwa penangkapan Munarman adalah telah sesuai posedur dan Polri mengantongi bukti-bukti ia terlibat dalam aksi terorisme, Munarman bukan orang baik tapi diguga kuat pelaku tindak pidana kejahatan teroris. (https://news.detik.com/berita/d-5548445/ditangkap-densus-munarman-diduga-gerakkan-orang-lain-untuk-terorisme.

Selanjutnya Bang Yarman Gulo, juga mengatakan agar penegak hukum dalam hal ini Polri menguatan kerjasama yang konsisten dengan Kementerian Komunikasi RI untuk memantau dan memblokir situs media-media yang disinyalir mendukung kegiatan dan misi teroris.

Pernyataan Yohanes Budi sebagai Ketua Gerakan Pemuda Kristen Indonesia yang mendukung pembebasan Munarman adalah tidak sesuai iman dan etika Kristen. Karena iman dan etika Kristen sangat menolak tindakan kejahatan terlebih-lebih aksi teroris yang menghilangkan nyawa manusia, hal itu dikatakan dalam 10 Firman Tuhan kepada Musa dalam Alkitab di dalam Keluaran 20:13 (TB) "Jangan membunuh." Etika Kristen bahwa justru manusia harus menjadi bagian dalam misi Allah untuk melestarikan makhluk yang hidup di bumi bukan justru mengebom atau memusnahkannya.

Bang Yarman Gulo, M.Pd.K yang juga Tokoh Pemuda Lintas Agama di Agama Cinta yang dikoordinir oleh Gus Soleh Mz, salah satu Pengurus di DPP Forum Kebhinekaan Indonesia Bersatu (FKIB) Bidang Litbang menyampaikan bahwa semua agama termasuk Agama Kristen sangat menolak dan mengutuk keras tindakan dan aksi terorisme. Karena perbuatan itu keji dan kejahatan di mata Sang Pencipta. Karenanya marilah kita semua anak bangsa bersama-sama 3 Pilar Kamtibmas (TNI-POLRI dan Pemerintah) kita menjaga keutuhan NKRI dan wujudkan Indonesia yang Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentram Karto Rahardjo [red.YG]

Subscribe to receive free email updates:

Notification
JASMERAH (Jangan sekali-kali melupakan sejarah), Karena Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.
Done