IPMIL RAYA Kordinator UKI Paulus, Mengecam Pelaku Insiden Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar


MMO | www.matamedia.online Makassar - Ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan yang diduga bom bunuh diri, Minggu (28/3/2021) pagi.

Bertepatan pada saat ibadah di gereja, ledakan bom tersebut mengejutkan warga sekitar, hingga 2 dua orang dinyatakan tewas dan 20 orang luka-luka.

Karenanya, aksi itu mendapat kecaman dari berbagai pihak, Termasuk Salah satunya Novita Pabungka, sebagai Koordinator Bidang Hukum dan Ham IPMIL RAYA UKI Paulus Makassar.

Kepada Media, Novi menyampaikan, bahwa dirinya mengecam segalah jenis tindak kekerasan sipil dan terorisme.

Menurutnya, serangan Bom bunuh diri yang menyasar di Gereja katedral Makassar jelas sebuah kesalahan fatal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Novi lanjut menjelaskan, insiden ini menjadi bukti bahwa tata keamanan nasional yang paling banyak menelan Anggaran.

"Kementerian pertahanan menghabiskan anggaran 135,9 triliun dan polri menghabiskan anggaran 99,9 triliun pada tahun 2020, anggaran bukanlah jumlah yang sedikit," jelasnya

Novi juga menambahkan "seharusnya dengan jumlah anggaran seperti itu sudah dapat menjamin kan tata keamanan nasional, terlebih pada tindak kasus kejahatan publik."

Meski demikian, Novi juga mengapresiasi langkah presiden RI dalam menangani kasus ini, bahwa Tindak Terorisme harus tetap di pangkas sampai ke akarnya, tutupnya. [Fery]

Subscribe to receive free email updates:

Notification
JASMERAH (Jangan sekali-kali melupakan sejarah), Karena Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.
Done