Pemberdayaan Keluarga Pak Min Melalui Mata Kuliah Kemuhammadiyahan


MMO | www.matamedia.online Pada situasi Pandemi seperti ini kita tahu bahwa keadaan ekonomi maupun keadaan lainnya sangat merosot sekali grafiknya di seluruh dunia termasuk di Indonesia merasakan hal yang sama. Pada kondisi tersebut juga banyak orang yang terdampak karena banyak perusahaan yang gulung tikar sehingga mengakibatkan banyak karyawan di-PHK, dan mereka harus menganggur menunggu lapangan kerja baru kembali.

Di dalam Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka terdapat salah satu mata kuliah bernama “Kemuhammadiyahan”. Mata kuliah ini mengajarkan kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswinya untuk berkegiatan sosial melalui pemberdayaan serta membantu menyejahterakan lingkungan dengan targetnya Kaum Dhuafa, yang keadaannya sangat serba kekurangan.

Mahasiswa FEB Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka melakukan kegiatan Kemuhammadiyahan ini selama kurang lebih 14 hari, mulai dari berbagai proses yaitu survei target Kemuhammadiyahan, fundraising dan  yang terakhir penyaluran bantuan. 

Lokasi yang ditarget oleh para mahasiswa ini adalah rumah Pak Min yang berada di daerah Kp. Bedahan, Cilodong, Depok, Jawa Barat . Kegiatan Kemuhammadiyahan ini juga bekerja sama dengan Ketua RT setempat. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 23 November 2020 mulai pukul 09.00-12.00 WIB.

Dalam kegiatan ini Kelompok 14 Kemuhammadiyahan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHAMKA (FEB UHAMKA) yang beranggotakan tiga orang Angga Septadikna Iswahyudi , Veda Rizky Pambudi Widodo, dan  Dwi Widya Ningsih yang juga dinaungi oleh Dosen Pembimbing Bapak Toto Tohari. Kegiatan ini tentunya sudah berkoordinasi dengan Dosen Pembimbing.

Setelah koordinasi, kelompok kami tentunya sudah membuat susunan kepengurusan kelompok dan sudah melakukan fundraising dana selama kurang lebih 14 hari, yang diperoleh sebesar Rp 2.305.000,00. Dana tersebut diperoleh melalui donasi dari masyarakat. Selanjutnya donasi yang terkumpul disalurkan dalam bentuk barang-barang keperluan sehari-hari serta uang tunai.

"Kami memilih tempat ini karena daerahnya memenuhi kriteria sebagai target pemberdayaan kami. Dan masyarakat sekitar cukup mendukung bisa dilihat dari sikap sehari-harinya sangat ramah dan menerima kami untuk melakukan kegiatan ini," kata Angga selaku perwakilan Kelompok 14 Kemuhammadiyahan FEB UHAMKA.

"Kegiatan ini termasuk kegiatan yang sangat banyak menyita waktu, tenaga dan pikiran. Tetapi rasa itu hilang seketika di saat kita semua melihat keluarga Pak Min tersenyum dan rasa senang yang ada pada diri mereka. Ternyata rasa bahagia dan tentram itu bisa didapatkan dengan mudah dengan cara hidup saling membantu serta saling menghargai," pungkas Angga. [red.pam]

Subscribe to receive free email updates:

Notification
JASMERAH (Jangan sekali-kali melupakan sejarah), Karena Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.
Done