Pomparan MPU Bada Sigalingging Sumut Dukung Pernyataan Sikap Deklarasi MPU Bada Sigalingging Se-Jabodetabek


MMO | matamedia.online Pomparan MPU Bada Sigalingging Sumatera Utara mendukung penuh pernyataan Sikap Atas Deklarasi Mpu Bada Sigalingging Sejabodetabek yang diprakarsai oleh Wakil Ketua Umum PPRS Indonesia dan Ketua Umum PPRS Jabodetabek St. Dr. Eduard Sigalingging, M.Si. Dalam memberikan Dukungan tersebut turut hadir Ketua Umum Pomparan Mpu Bada Sigalingging, Dimen Edison Gajah Sigalingging, ST, Ketua Umum DPP Generasi Negarawan Indonesia Rules Gajah, S.Kom, Ketua marga Berasa Sigalingging Kota Medan sekitarnya dan Ketua PPRS Sektor Simalingkar Lamser Berasa Sigalingging, Mauridson Barasa, SP, Dollar Berasa, S.Pd.

Menurut Ketua Umum Pomparan Mpu Bada Sigalingging, Dimen Edison Gajah Sigalingging, ST Bahwa Pomparan Mpu Bada yakni Tendang, Banurea, Manik Kecupak, Beringin, Gajah, Berasa merupakan bagian dari Raja Sigalingging dan secara otomatis adalah bagian dari Parna dan sudah dituliskan dalam tarombo Parna dan di Tugu Parna yang ada di Samosir. Selain itu didalam lagu Parna juga sudah dinyatakan bahwa pomparan mpu bada adalah bagian dari Parna jadi tidak ada lagi sebenarnya yang menyatakan bahwa pomparan mpu bada bukanlah Parna.

Hal yang sama juga dikemukakan oleh Ketua marga Berasa Sigalingging Kota Medan sekitarnya dan Ketua PPRS Sektor Simalingkar, Lamser Berasa Sigalingging, Mpu Bada adalah Generasi Ketiga dari Raja Sigalingging dari anak Pertama Tuan Sigorak. Dalam sejarah bahwa Mpu Bada memiliki Istri boru Pohan yang berasal dari Barus, Mpu Bada menetap dan membuka kampung yang selama ini dikenal dengan si Onom Hudon.

Selanjutnya, Menurut Rules Gajah yang juga merupakan Ketua Umum DPP Generasi Negarawan Indonesia (GNI) Sigalingging termasuk dalam marga Pomparan Parna leluhur Bona Pasogit Raja Sigalingging berasal dari Saitnihuta, Pangururan, Samosir. Salah satu keturunan Raja Sigalingging adalah Mpu Bada anak dari Guru Mangarissan yang merantau ke tanah Sindeas, Dairi, Phakpak dan melahirkan beberapa marga yaitu Tendang, Banurea, Manik Kecupak, Beringin, Gajah dan Berasa. Menurut sejarahnya Raja Parna memiliki 2 orang anak yaitu Raja Sitempang dan Raja Nabolon, Raja Sitempang (Raja Natanggang) memiliki 1 orang anak Raja Sitanggang. Raja Sitanggang inilah yang sering disebut sebagai Raja Pangururan dan Raja Sitanggang memiliki 3 anak dan anak bungsunya bernama Sigalingging gelar raja Pangulu Oloan.

Dengan adanya pernyataan sikap dari Pomparan Mpu Bada Sejabodetabek maka keluarga Mpu Bada Sumatera Utara mendukung bahwa Pomparan Raja Sigalingging menjadi SI SADA OLOAN DI LAS NI ROHA DOHOT ARSAK NI ROHA, SI SADA LULU ANAK SI SADA LULU BORU, TUNG NATONGKA NA SO JADI MARSIBUATON Songon Tona ni Ompu Si Raja Naiambaton.

Subscribe to receive free email updates:

Notification
JASMERAH (Jangan sekali-kali melupakan sejarah), Karena Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.
Done